Akibat paling tragis adalah matinya kebebasan berkehendak. Istri muda yang terkena guna-guna akan melakukan apapun yang diminta suami dan keluarganya, bahkan hal-hal yang merendahkan martabatnya. Ia rela dicurangi, tidak diberikan nafkah lahir batin, atau bahkan dipaksa melayani kebutuhan seksual yang tidak wajar. Tanpa sadar, ia kehilangan harga diri sebagai seorang wanita. Ketika sihir perlahan luntur (misalnya karena dibaca doa), rasa malu dan trauma yang luar biasa akan muncul, seringkali terlambat untuk diselamatkan.
Mungkin target (istri muda) terlihat patuh. Tapi bagaimana dengan energi rumah tangga secara keseluruhan?
Guna-guna adalah energi kotor. Ia menciptakan disharmoni yang tidak kasat mata: AKIBAT GUNA-GUNA ISTRI MUDA
Peringatan: Tidak ada kebahagiaan yang lahir dari sihir. Yang ada hanyalah penderitaan yang merata.
Dari sisi agama Islam (karena mayoritas Indonesia Muslim), guna-guna termasuk dalam sihir yang dosanya sangat besar. Akibat paling tragis adalah matinya kebebasan berkehendak
Guna-guna tidak selalu bekerja mulus. Banyak kasus di mana istri muda justru mengalami mimpi buruk, melihat bayangan menakutkan, atau merasa ada yang mengawasinya setiap saat. Ia tidak bisa tidur nyenyak, sering menjerit di tengah malam, dan akhirnya mengalami gangguan kecemasan akut (anxiety disorder). Dalam beberapa laporan, wanita-wanita ini menjadi paranoid, curiga pada semua orang, termasuk anak-anak kandungnya sendiri.
Inilah akibat yang paling sering dilupakan. Dalam ajaran agama (khususnya Islam yang dianut mayoritas Indonesia), guna-guna termasuk sihir yang dosanya besar. Mungkin target (istri muda) terlihat patuh
Belum lagi, jika istri muda tersebut sakit atau meninggal karena "tarikan" ilmu hitam yang terlalu kuat, maka darahnya akan dituntut di akhirat.
Orang yang menggunakan sihir kepada istri mudanya mungkin berhasil secara lahiriah selama beberapa bulan atau tahun. Namun, setelah itu, kehancuran datang secara berlipat: bisnis suami bangkrut, anak-anak sakit-sakitan, dan keluarga selalu dilanda musibah bertubi-tubi. Dalam keyakinan Islam, ini adalah istidraj—azab yang diberikan secara bertahap tanpa disadari.
Jika ditelaah lebih jernih, guna-guna istri muda adalah simbol dari ketidakadilan struktural dalam poligami. Istri muda yang merasa tidak aman, tidak diakui, dan bersaing secara tidak setara mungkin mencari “kekuatan tambahan” karena saluran komunikasi dan negosiasi yang sehat tidak tersedia. Sementara itu, suami yang lemah iman dan mudah terpengaruh menunjukkan kegagalan tanggung jawab. Jadi, akibat terbesar dari guna-guna bukanlah kesurupan atau sakit misterius, melainkan hilangnya kepercayaan, rasa hormat, dan integritas dalam rumah tangga.
Di lingkungan masyarakat, istri muda yang terkena guna-guna sering menarik diri. Ia tidak berani bersosialisasi, tidak bisa bekerja dengan normal, dan anak-anaknya menjadi korban pengabaian. Tetangga akan mulai bergosip, menjauhi, dan memberi label keluarga "pengguna ilmu hitam". Status sosial keluarga hancur dalam sekejap.