Fenomena ini tidak terjadi pada semua kartun. SpongeBob SquarePants versi Indonesia juga ikonik, tetapi Courage memiliki tempat spesial karena beberapa alasan:


In the pantheon of Western cartoons dubbed into Indonesian, most people remember SpongeBob SquarePants (with his iconic "Siapa Hayo?") or The Simpsons. But buried in the late-night programming blocks of Global TV and RCTI during the mid-2000s, a strange, pink, easily frightened dog named Courage carved a terrifyingly hilarious legacy.

For Indonesian millennials, Courage the Cowardly Dog (or Seekor Anjing Pengecut yang Bernyali, as it was less commonly known) wasn’t just a cartoon. It was a shared trauma. And the Indonesian dub is the reason why.

Following its success on Global TV, the series was re-aired on RCTI (Indonesia's largest private broadcaster).

Di versi asli, suara Courage adalah suara cadel, tinggi, dan panik. Di versi Indonesia, para pengisi suara (sayangnya nama mereka jarang tercantum dalam kredit akhir) berhasil menangkap esensi ketakutan itu, namun dengan sentuhan lokal yang lebih ekspresif.