Ebook The Magic Of Thinking Big Bahasa Indonesia New -
"Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Bukan apa yang orang lain pikirkan tentang Anda."
Edisi baru ini menjelaskan teknik Believe-Become: Jika Anda benar-benar percaya bisa menjadi manajer, maka perilaku Anda akan berubah menjadi seperti manajer, dan akhirnya Anda menjadi manajer.
Masih ragu? Ini pendapat dari mereka yang sudah memiliki ebook versi terbaru:
"Saya sudah baca versi PDF bajakan 3 tahun lalu. Tidak ngena. Setelah beli versi new ini, baru terasa bedanya. Terjemahannya seperti ngobrol sama mentor. Saya langsung terapkan 30-Day Challenge-nya, dan dalam 1 bulan, penjualan online saya naik 200%." — Andi Wijaya, 29, Pebisnis E-commerce
"Sebagai seorang fresh graduate, buku ini membuka mata saya. Saya selalu berpikir 'saya anak desa, tidak mungkin sukses di Jakarta'. Setelah baca bab tentang 'Cure Excusitis', saya langsung apply magang di startup. Sekarang saya sudah jadi tim inti." — Sari M. , 22, Jakarta ebook the magic of thinking big bahasa indonesia new
Mengapa memilih versi digital berbahasa Indonesia dibandingkan versi Inggris asli?
Bahasa menciptakan realitas. Dalam ebook ini Anda akan belajar mengganti kata-kata destruktif seperti:
(Lanjutan: Poin 6-10 membahas tentang manajemen waktu, lingkungan pertemanan, mengubah kegagalan menjadi sukses, seni delegasi, dan formula sukses 10 langkah.)
Sebelum membahas cara mendapatkan ebook ini, mari kita pahami mengapa buku ini tetap relevan meskipun pertama kali terbit pada tahun 1959. Dunia berubah, namun prinsip psikologi manusia tentang kesuksesan tidak pernah berubah. "Anda adalah apa yang Anda pikirkan
1. Mengatasi Rasa Takut Berpikir Kecil
Kebanyakan dari kita hidup dalam "zona nyaman" yang sempit. Kita takut bermimpi karena takut gagal. Schwartz menjelaskan bahwa ukuran kesuksesan Anda ditentukan oleh ukuran keyakinan Anda. Ebook terbaru ini hadir dengan bahasa Indonesia yang mudah dicerna, membuat prinsip "believe it can be done" terasa begitu aplikatif.
2. Menghancurkan Virus "Excusitis"
Penulis menyebut penyakit paling berbahaya bukanlah kanker atau jantung, melainkan "excusitis"—kebiasaan mencari alasan. Edisi terbaru dari ebook ini memberikan studi kasus modern yang relevan dengan kondisi pekerja dan pengusaha di Indonesia, mulai dari alasan "ekonomi sulit" hingga "saya tidak punya koneksi".
Dibandingkan edisi lama (misalnya terbitan Bina Rupa Aksara tahun 1980-an atau terjemahan awal Bentang Pustaka), edisi baru ini memiliki beberapa peningkatan:
| Aspek | Edisi Lama | Edisi Baru | |------|-----------|-------------| | Bahasa | Formal, kaku, kadang kurang natural | Lebih mengalir, kontekstual, dan mudah dipahami generasi milenial & Z | | Sampul | Desain sederhana, warna kusam | Desain modern, warna cerah, gaya self-help kekinian | | Tata Letak | Rapat, font kecil | Lebih lapang, ada pull quotes, sub-bab jelas | | Istilah | Terjemahan harfiah (misal: gimmick → akal-akalan) | Istilah disesuaikan dengan keseharian Indonesia | | Bonus | Tidak ada | Beberapa edisi baru menyertakan panduan diskusi atau ringkasan bab | Edisi baru ini menjelaskan teknik Believe-Become : Jika
Edisi terbaru (new edition) dari ebook ini hadir bukan sekadar terjemahan literal. Penerjemah dan penerbit lokal biasanya melakukan adaptasi agar contoh-contoh kasus dan narasi yang digunakan oleh Schwartz di tahun 1960-an tetap relevan dengan kondisi profesional di Indonesia saat ini.
Beberapa pencarian menunjukkan bahwa versi "Baru" ini sering kali mencakup:
Jika Anda mau, saya bisa: