Dubbing versi Indonesia untuk Shaolin Soccer sangat terkenal dengan aksen "Medan" atau gaya percakangan khas orang Jakarta Utara yang kental. Walau tidak semua karakter menggunakan aksen ini, gaya bicara yang "ngapak" atau sedikit dibuat-buat menjadi ciri khas tersendiri yang justru menambah nilai komedi film ini. Hal ini berbeda dengan dubbing drama Korea atau anime yang menggunakan Bahasa Indonesia formal/baku.
The team’s waiter/hustler friend (played by Lam Chi-chung) is known for his buck teeth. The original used his appearance for laughs. The Indonesian version made him a linguistic icon. The voice actor gave him a lisp and a habit of calling himself "Kacung" (errand boy/gopher). His whining cry of "Sakit, tau!" (It hurts, okay?!) during the soccer matches is arguably more famous than the actor’s face. shaolin soccer dubbing indonesia
Shaolin Soccer (2001) adalah film komedi seni bela diri asal Hong Kong yang disutradarai oleh Stephen Chow. Film ini terkenal dengan perpaduan unik antara sepak bola dan Kung Fu. Di Indonesia, film ini mendapatkan popularitas yang sangat tinggi melalui siaran televisi, khususnya di stasiun TV swasta seperti RCTI, SCTV, dan Global TV pada era 2000-an hingga 2010-an. Popularitas ini sebagian besar didorong oleh kualitas sulih suara (dubbing) Bahasa Indonesia yang khas dan menghibur. Dubbing versi Indonesia untuk Shaolin Soccer sangat terkenal